Info Wisata dan Lainnya
Amazing Malang
Video Wisata dan Lainnya
Amazing Malang
Berbagi Foto Wisata
Amazing Malang

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Berburu Visa Australia Melalui Pos

 

Kalau terbayang kata “VISA” apa sih yang ada di benak kita?. Pasti satu kata yaitu “RUWET” :). Apalagi kalau kedutaannya hanya ada di Jakarta sementara kita tinggal di belahan Indonesia yang lain. Nah, setelah saya berhasil mengurus sendiri visa Australia beberapa waktu yang lalu, ternyata tidak ada kata ruwet kalau kita telaten. Bagi yang berdomisili jauh dari Jakarta ternyata ada beberapa kedutaan yang memberikan fasilitas pelayanan pengajuan visa melalui pos dan salah satunya adalah Kedutaan Australia.

Visa Australia

Pengalaman ini saya dapat karena

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

9 Hari Keliling Sydney dan Melbourne

 

Australia….sebuah destinasi yang dekat tapi jauh dari jangkauan. Disamping visanya yang mahal, tiket pesawat dan biaya hidupnya benar-benar bisa membuat kantong kering kerontang. Jadi begitulah, saya menempatkannya jauh-jauh dari daftar destinasi yang selama ini selalu diisi dengan negara-negara yang masih terjangkau kantong pegawai saya. Ketika Air Asia mengadakan promo bulan Mei 2011, saya sudah bertekad akan pergi ke India maka dibelilah tiket Surabaya-Kuala Lumpur pulang pergi (Rp. 275.000) disusul tiket Kuala Lumpur-Mumbai yang saat itu berharga Rp. 93.000 sekali jalan. Karena berencana pulang dari New Delhi, maka bulan November 2011 saat Air Asia mengadakan promo lagi dibeli juga tiket New Delhi-Kuala Lumpur seharga Rp. 686.000,- sekali jalan. Dengan tiket sudah di tangan wajarlah kalau saya mulai bermimpi tentang India. Mulai dari membeli buku panduan Lonely Planet yang harganya naudzubillah, tanya-tanya di grup backpacker sampai menyusun itinerary yang lengkap dan detail sudah saya lakukan demi mimpi itu.

Tapi sekitaran bulan Januari, Air Asia akhirnya dengan sukses

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Untuk meminimalisasi perasaan akan ditinggal, packing dilakukan saat anak-anak sudah tidur. Seperti biasa ransel 25 lt saya hanya terisi separuh karena

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Hari Ke-2 : Sydney (Darling Harbour)

Pesawat kami mendarat jam 09.45 tepat di bandara Kingsford-Smith. Satu jam  sebelumnya mbak-mbak pramugari sudah membagikan Incoming Passenger Card yang harus diisi dan dilengkapi. Selain pertanyaan standar seputar nama, nomer passport dan negara asal juga ada pertanyaan seputar kesehatan dan barang-barang yang dibawa masuk ke Australia. Sewaktu mengisi kartu ini baru teringat sekaleng kacang mente yang utuh belum termakan. Wah jadi dilema kacang mente nih ! mau dideclare cuma sekaleng, mau dimakan tidak mungkin bisa langsung habis, tidak dideclare takut didenda, dan sayang juga kalau mau dibuang.Bleh jadi bingung gara-gara kacang mente :).

Incoming Passenger Card

Begitu keluar dari pesawat, sepert biasa langsung antri di

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Hari Ke-3 : Sydney (Circular Quay dan Manly)

Tok…tok..tok..ada suara ketukan yang cukup keras di pintu. Setengah mengantuk saya menggerutu, waduh siapa sih ini, pagi-pagi udah bertamu, pasti tamu dari salah satu teman sekamar saya. Suasana di kamar masih remang-remang dan ketukan di pintu masih terus berlanjut. Merasa terganggu, saya membuka satu mata untuk melihat jam. Waaakkkk….!!! sudah jam 7 pagi, waduh teringat janji saya untuk bertemu kekasih hati di ruang makan jam 6 . Buru-buru loncat dari tempat tidur. Jlek..adohh..baru keinget kalau tidur di bunk bed paling atas (maklum sudah 30 tahun tidak tidur di tempat tidur tingkat). Setengah terpincang-pincang saya membuka pintu. Jangan-jangan itu suami saya yang datang menjemput. Betul juga, sudah rapi dan ganteng berdiri di depan pintu. Sambil menggumamkan permintaan maaf dan mengatakan tunggu 30 menit di ruang makan, buru-buru saya ngabur ke kamar mandi. Tiga puluh menit kemudian saya sudah duduk manis di ruang makan, pelan-pelan makan sarapan pagi yang sudah disiapkan suami (enaknya punya suami jago masak:)).

Kawasan Circular Quay Dari Udara (Photo By : Noura Photography)

Selesai makan pagi dan beres-beres peralatan masak, akhirnya jam 8 tepat kami mulai jalan. Hari ini kami berencana

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Hari Ke-4 : Sydney (Katoomba dan Leura)

 

Hari ini saya lebih cerdas dari kemarin dengan memasang alarm bangun pagi malam sebelumnya, suatu hal yang jarang saya lakukan. Maklum biasanya saya selalu terbangun dengan bisikan dan ciuman lembut dari si sulung Alina yang selalu mengajak saya sholat Shubuh (really miss them a lot :). Begitu alarm berbunyi jam 5 pagi langsung mandi dan sholat sambil berdoa dalam hati semoga teman-teman sekamar tidak ada yang terbangun. Bukan apa-apa, takut mereka kaget saja soalnya keadaan kamar masih remang-remang. Kebayang aja kalau bangun tidur, kamar gelap terus lihat saya sholat pakai putih-putih, apa tidak jantungan :). Untunglah tidak ada yang terbangun walaupun saya mondar mandir sana sini sambil pegang senter cari barang-barang di loker.

Musim Gugur Di Wentworth Falls, Blue Mountain (Photo By : Xiomensia)

Jam 6 tepat saya sudah turun ke

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Hari Ke – 5 : Sydney (Bondi Beach , Royal Botanic Garden & Paddy’s Market)

 

Pertama kali bangun langsung teringat kalau semalam nge-charge PSP di colokan dekat tempat tidur. Alamak!! @$$??..begitu dilihat, PSP beserta chargenya sudah raib entah kemana. Sempat shock juga karena seumur-umur baru kali ini kehilangan barang di hostel. Biasanya aman-aman saja walaupun teman-teman sekamar (bukan saya lho !) sering meletakkan laptop, handphone dan segala macam gadget sembarangan. Waduh, padahal hari ini saya harus check-out cepat-cepat karena berencana pergi ke Canberra dengan bis paling pagi. Sambil harap-harap cemas akhirnya saya memutuskan mandi dan sholat Shubuh dulu sambil mereka-reka tindakan apa yang selanjutnya akan dilakukan. Kalau nanti dicari tidak ketemu, saya berencana membangunkan teman-teman sekamar satu persatu untuk ditanyai (mereka masih pada ngorok karena saat ini masih jam 4 pagi). Kalau masih tidak ketemu juga saya sudah berencana melaporkan ke pihak hostel. Aduh males banget sebenarnya ribut-ribut saat mau check out.

Illoura Reserve Lookout (Photo By : Xenedis)

Selesai sholat, dengan cuek saya menyalakan lampu besar yang menerangi seluruh ruangan dan mulai mencari-cari

© Copyright 2018 Amazing Malang - Amazing Your Adventure

Search