Info Wisata dan Lainnya
Amazing Malang
Video Wisata dan Lainnya
Amazing Malang
Berbagi Foto Wisata
Amazing Malang

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

8 Hari Keliling Bangkok

Ke Bangkok lagi? 8 hari? waduh kemana aja tuh !, begitu pikir saya ketika bulan April 2012 mendapat tiket promo dari Air Asia untuk penerbangan bulan September tahun yang sama. Apalagi kali ini saya perginya bukan cuma berdua seperti biasa, melainkan berempat (salah satunya adalah orang tua) sehingga rencana awal untuk pergi menjelajah sampai Chiang Mai dan Chiang Rai terpaksa disimpan dulu. Terus terang membuat itenerary untuk kunjungan kedua memang agak sulit karena beberapa landmark utama seperti Grand Place, Wat Arun dan Wat Pho sudah pernah dikunjungi dan tetap harus dikunjungi karena bagi kedua teman seperjalanan yang lain ini adalah kali pertama mereka pergi ke Bangkok. Jadi kunjungan keketiga tempat tersebut wajib hukumnya.

Grand Palace

Untuk itu saat membuat rencana perjalanan, saya mencoba menggabungkan tempat wisata yang

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Hari Ke 1 : Surabaya – Bangkok

Hanya ada satu kali penerbangan Air Asia dari Surabaya menuju Bangkok, berangkat jam 14.55 dan dijadwalkan mendarat di Suvarnabhumi jam 18.45. Yang menyedihkan ini terakhir kalinya Air Asia mendarat di bandara Suvarnabhumi sebelum akhirnya pindah ke bandara Don Mueang per tanggal 1 Oktober 2012. Bandara lama yang berjarak sekitar 28 km dari pusat kota ini memang kalah indah dan kalah fasilitas dari Suvarnabhumi. Tapi apa mau dikata, sejak bulan Maret 2012 pemerintah Thailand memerintahkan penerbangan low cost, pesawat carter dan non-connecting flights pindah ke bandara Don Mueang untuk mengurangi beban dan kepadatan di Suvarnabhumi. Suvarnabhumi memang dirancang hanya untuk menampung 45 juta penumpang pertahun, sedangkan pada tahun 2011 angka kunjungan sudah meningkat hingga 47 juta dan diperkirakan sampai akhir tahun 2012 ini akan meningkat menjadi 50 juta. Jadi teman, bila kalian naik pesawat Air Asia, Indonesia Air Asia dan Thai Air Asia maka bersiap-siaplah untuk mendarat di bandara Don Mueang. Dalam rangka kepindahan tersebut dibawah ini saya berikan beberapa informasi tentang bandara itu.

Bandara Don Muang (Photo By : news.destination-asia.com)

Bandara Don Muang (Photo By : news.destination-asia.com)

Bandara Don Muang

Bandara Don Muang berjarak

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Hari Ke 2 : Bangkok (Wat Arun, Wat Pho, Grand Palace,

National Museum & Khaosan Road)

Sekitar jam 7 pagi, kami sudah cabut dari hotel dan berhenti sebentar di depan stasiun Ramkhamhaeng untuk beli sarapan pagi. Persis di kaki lima menuju stasiun ada gerobak yang berjualan Khao Khai Chiao, yaitu nasi putih dengan telur dadar khas Thailand diatasnya. Isi telur dadarnya hampir sama seperti di Indonesia, bedanya, didalam telur dadar Thailand diisi semacam dedaunan hijau segar. Rasanya enak dengan harga yang cukup murah, 1 kotak sterofoam dijual seharga 25 Baht, cukuplah buat mengganjal perut sampai makan siang. Begitu masuk ke stasiun langsung terlihat deretan orang yang mau naik City Line, rata-rata mereka adalah karyawan atau anak sekolahan. Sempat heran juga masih pagi kok antriannya sudah panjang, usut punya usut ternyata kereta City Line datangnya jarang-jarang (kereta ini berangkat setiap 15 menit sekali dari Suvarnabhumi) sedangkan penumpang yang mau naik juga banyak. Jadi kalau mau kebagian yah harus ikut antri juga, mana antrinya sambil berdiri karena kalau sambil duduk bakalan ketinggalan. Tapi dasar cuek, kalau kaki sudah pegel saya nglesot saja di lantai seperti anak kecil nggak kebagian permen :).

Penjual Khao Kha Cai di depan Stasiun Ramkhamkhaeng

Penjual Khao Khai Chiaio di depan Stasiun Ramkhamkhaeng

Ketika kereta datang, kami masih belum kebagian tempat untuk naik jadi harus menunggu sekitar

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Hari Ke 3 : Bangkok (Dusit Park & Amphawa Floating Market)

 

Hari ini kami berencana mengunjungi Dusit Park karena ingin memanfaatkan semaksimal mungkin tiket Grand Palace yang dibeli kemarin. Yah, hitung-hitung sebagai ajang balas dendam karena 2 tahun lalu tidak bisa berkunjung ketempat ini. Memang 3 dari 7 tempat yang termasuk dalam tiket bundling Grand Palace terletak di kawasan Dusit, jadi sebetulnya rugi kalau sudah punya tiket Grand Palace tapi tidak menjelajah kesini. Mengingat hari ini kita akan berkunjung ke tempat-tempat yang resmi, jangan lupa berpakaian konservatif dan karena jam buka museumnya rata-rata jam 9 jadi bisa berangkat agak santai dari hotel. Sedikit beda dari kemarin, hari ini kami berangkat jam 8 pagi, tetapi ternyata itu bukan pilihan yang baik karena jalur City Line semakin panjang antriannya. Sehingga perkiraan waktu perjalanan 30 menit jadi molor menjadi 2 jam.

Istana Vimanmek

Istana Vimanmek (Photo By : AsiaDreaming)

Dusit Park

Dusit, yang kadang disebut sebagai New Royal City, adalah tempat kediaman beberapa raja dan kantor pemerintahan yang

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Hari Ke 4 : Bangkok (Chatuchak Weekend Market, Jim

Thompson House, MBK & Bangkok Dinner Cruise)

 

Today it’s a shopping day yeay, sebenarnya saya paling benci shopping, rasanya bukan hobi saya memegalkan kaki hanya untuk belanja. Kaki pegal, kantong kempes adalah efek negatif yang paling tidak saya suka. Kalau lagi ke mall atau pasar saya hanya suka melihat-lihat saja sekedar menambah pengetahuan tentang trend terkini dan harga barang. Tapi terlepas dari ketidak sukaan saya pada acara belanja, mau tidak mau saya tetap harus menyelipkan kegiatan melihat-lihat pasar atau mall karena satu hal yaitu oleh-oleh :).

Chatuchack Weekend Market (Photo By : Bangkok.com)

Chatuchack Weekend Market (Photo By : Bangkok.com)

Nah mumpung hari Sabtu saya masih ada di Bangkok, maka

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Hari Ke 5 : Bangkok (Ayutthaya & Asiatique)

 

Bosan di Bangkok, hari ini saya memutuskan untuk pergi ke luar kota melakukan wisata budaya dengan mengunjungi Ayutthaya. Berjarak sekitar 85 km sebelah utara Bangkok, tempat ini dapat dikunjungi dengan menggunakan kereta, bis, minivan atau boat. Mulanya sih pengen ikut paket tur dengan perahu, tapi setelah dibanding-bandingkan harganya tidak ada yang murah. Akhirnya diputuskan naik kereta saja sekalian menikmati pemandangan luar kota Bangkok. Jadi jam tujuh pagi tanpa sarapan, kami sudah cabut dari hotel untuk mengejar kereta pagi ke Ayutthaya.

Salah Satu Sudut Ayutthaya (Photo By : Red List)

Salah Satu Sudut Ayutthaya (Photo By : Red List) 

Sebagai ibukota kedua Siam setelah Sukhotai, sekitar tahun 1700 an Ayutthaya merupakan

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Hari Ke 6 : Pattaya (Pattaya Beach, Wong Amat Beach,

Walking Street, & Bali Hai Pier)

 

Hari ini kami berencana meninggalkan Bangkok menuju kota pantai paling terkenal, Pattaya. Saya penasaran dengan kota ini karena dulu waktu kecil mama saya sering sekali menyanyikan lagu Pantai Pattaya-nya Dara Puspita (Girls Band Indonesia jaman tahun 60’an) yang memuji-muji keindahan pantainya. Menurut rencana kami akan menginap 2 malam di Pattaya sebelum balik lagi ke Bangkok untuk pulang kembali ke Indonesia. Terletak sekitar 150 km sebelah Selatan Bangkok, kota ini mudah dicapai dengan angkutan umum seperti bis dan minivan. Kalau mau naik bis bisa berangkat dari terminal Ekkamai di bagian Timur Bangkok. Tapi karena malas pergi ke terminal itu, kali ini saya memilih naik bis dari bandara Suvarnabhumi.

Pattaya

Motif utama mengunjungi Pattaya sebenarnya didorong oleh

© Copyright 2018 Amazing Malang - Amazing Your Adventure

Search